Prinsip

3 Prinsip Dakwah KitaData

1. Prinsip Dakwah Gratis

Sebagaimana kita ketahui saat ini ada sebagian umat yang merasa bahwa ilmu itu sangat mahal sekali, semakin langka dan up to date ilmu tersebut maka semakin besar biaya yang harus dikeluarkan (dalam bahasa lain berbayar). Dakwah Gratis ini dimaksudkan agar umat bisa mendapatkan ilmu yang kita sampaikan tanpa harus  memikirkan berapa biaya yang harus dikeluarkan. Setidaknya itulah yang menjadi landasan berbagai macam Pelatihan GRATIS yang kita adakan walaupun sering menemui kendala dalam hal biaya operasional. Akan tetapi beruntung Allah masih mengirimkan kepada kita donatur-donatur yang shalih dan shalihah sehingga setiap event yang kita jalankan selalu terlaksana dengan baik dan lancar.
Prinsip ini tentu saja mempengaruhi orientasi kita sebagai muballigh (penyampai Risalah) dalam dakwah ini, bahwa dakwah kita ini tidak sama sekali bertujuan mencari materi berupa keuntungan, ketenaran, ataupun kedudukan.
Klo kita cari keuntungan ya berbisnis lah… Klo kita cari ketenaran ya jadi artis lah… Klo kita cari kedudukan ya jadilah pejabat atau politikus… Saatnya kita meluruskan segala niat kita dalam berdakwah ini, yang kita cari hanya Ridho Allah dan Doanya orang-orang Shalih. Insya Allah itu sudah lebih dari apapun di dunia ini.

2. Dakwah Profesional dan Terorganisir

Walaupun kita memberikan Dakwah Gratis pada umat bukan berarti kita memberikan pelayanan kelas 2, sebisa mungkin kita maksimalkan supaya umat dapat terpuaskan dengan pelayanan kita walaupun dengan sumber daya yang seadanya.Seperti kita ketahui ada sebuah ungkapan “Bahwa kejahatan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir.” Poin inilah yang harus menjadi standar dakwah KitaData. Kita dituntut untuk terus berupaya memperbaiki performa dan meningkatkan kualitas dakwah kita kepada Umat. Kita bangun organisasi dakwah yang transparan dengan Program Dakwah Al-Qur’an yang Masif, Sistematis dan Terstruktur.

3. Dakwah Berjamaah

Umat saat ini dalam keadaan yang memprihatinkan dimana segala sesuatunya sudah terkotak-kotakkan, Ulama saat ini sudah terpecah belah karena masalah egosentris kemadzhaban, keorganisasian, bahkan keduniawian. Hal ini berimbas pada agenda dakwah yang tidak terfokus. Ingat yang kita bawa itu adalah Al-Qur’an yang Allah turunkan untuk seluruh manusia bukan untuk golongan tertentu, madzhab tertentu, atau organisasi tertentu. Selama kita satu Aqidah dibawah naungan Syahadatayn itulah saudara kita dan wajib kita bersatu dalam dakwah ini.